Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara melaksanakan Ujian Kolokium Artikel Jurnal SINTA 3 bagi mahasiswa angkatan 2022. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Gedung SBSN CR 1.03 UIN Sumatera Utara.
Ujian kolokium diikuti oleh tiga mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia angkatan 2022, yaitu Syahda Khairunnisa, Yusmaini, dan Ade Safitri Siregar. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan akademik yang penting bagi mahasiswa dalam mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan artikel ilmiah yang telah disusun sebagai bagian dari proses penyelesaian studi. Pelaksanaan ujian kolokium dibuka oleh Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Rina Devianty, S.S., M.Pd. Dalam pembukaannya, Kaprodi menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah berupaya menyelesaikan artikel ilmiah dan mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian kolokium.
Ujian kolokium artikel jurnal menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperoleh masukan, kritik, dan saran konstruktif dari tim penguji. Melalui proses tersebut, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kualitas artikel, baik dari aspek substansi, metodologi penelitian, sistematika penulisan, penggunaan bahasa ilmiah, maupun kesesuaian artikel dengan standar publikasi jurnal ilmiah.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Program Studi Tadris Bahasa Indonesia dalam mendorong budaya akademik dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa. Kemampuan menghasilkan artikel ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal terakreditasi menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa sebagai calon pendidik sekaligus insan akademik.
Dalam pelaksanaannya, ketiga mahasiswa mempresentasikan hasil artikel masing-masing di hadapan tim penguji. Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memberikan penjelasan dan tanggapan terhadap berbagai pertanyaan serta masukan yang disampaikan selama proses ujian.
Kaprodi Tadris Bahasa Indonesia, Rina Devianty, S.S., M.Pd., berharap pelaksanaan kolokium tidak hanya menjadi tahapan administratif akademik, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian dan menulis karya ilmiah. Dengan terlaksananya ujian kolokium tersebut, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia terus berupaya menciptakan ekosistem akademik yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai kompetensi kependidikan dan kebahasaan, tetapi juga memiliki kemampuan penelitian serta publikasi ilmiah yang menjadi bagian penting dalam pengembangan profesionalisme mereka.



