Prodi Tadris Bahasa Indonesia FITK Universitas Islam Negeri Sumatera Utara turut berpartisipasi dalam kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan pimpinan perguruan tinggi, penandatanganan pelaksanaan perjanjian kerja sama (Implementation Arrangement) antara Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara dengan Dekan Perguruan Tinggi, serta Kuliah Kebangsaan bertajuk “Bahasa Indonesia Mendunia, Berdaulat di Negeri Sendiri: Sinergi Antarlembaga Menuju Bahasa Dunia” yang disampaikan oleh Bapak Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 14.30–17.30 WIB, bertempat di Kampus Syeikh H. Muhammad Yunus UMN Al-Washliyah, Auditorium Udin Sjamsuddin–Djalaluddin Lubis Lantai 1.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan serta kebahasaan. Kehadiran berbagai institusi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam pembinaan, pengembangan, dan pengutamaan bahasa Indonesia.
UIN Sumatera Utara dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum., Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, serta Ketua Tim Kerja Sama Kelembagaan UIN Sumatera Utara. Keikutsertaan tersebut menunjukkan komitmen UIN Sumatera Utara dalam mendukung berbagai program strategis pengembangan bahasa Indonesia melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama kelembagaan.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan perjanjian kerja sama yang menjadi landasan dalam memperkuat sinergi antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan perguruan tinggi. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam berbagai program kebahasaan dan kesastraan, termasuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan literasi, penelitian, publikasi, serta penginternasionalan bahasa Indonesia.
Selain itu, penandatanganan Implementation Arrangement menjadi langkah konkret dalam mengimplementasikan kerja sama antara Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara dan perguruan tinggi. Kesepakatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Kebangsaan bertajuk “Bahasa Indonesia Mendunia, Berdaulat di Negeri Sendiri: Sinergi Antarlembaga Menuju Bahasa Dunia.” Kuliah kebangsaan tersebut menekankan pentingnya posisi bahasa Indonesia sebagai identitas dan pemersatu bangsa sekaligus bahasa yang memiliki potensi besar untuk semakin dikenal dan digunakan dalam lingkup internasional.
Semangat menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa dunia membutuhkan sinergi berbagai pihak. Perguruan tinggi memiliki peran strategis melalui pendidikan, penelitian, pengembangan keilmuan, serta pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Sementara itu, lembaga kebahasaan berperan dalam penyusunan kebijakan, pembinaan, pengembangan, dan pelindungan bahasa serta sastra Indonesia.
Partisipasi UIN Sumatera Utara dalam kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat jejaring kerja sama kelembagaan, khususnya dalam bidang bahasa dan sastra. Bagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia FITK UIN Sumatera Utara, kolaborasi tersebut juga menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi sekaligus berkontribusi aktif dalam upaya memartabatkan bahasa Indonesia di negeri sendiri dan mendorongnya menuju bahasa dunia.






