Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia FITK UIN Sumatera Utara Gelar Cinta Literasi (CILI), Dukung SDGs 4 melalui Pengabdian kepada Masyarakat

Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Cinta Literasi (CILI) di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Hidayah, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca anak sekaligus membangun kebiasaan literasi sejak dini.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini diawali dengan sambutan dari kepala sekolah dan para guru MIS Al-Hidayah. Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan diri kepada anak-anak dan membagikan buku bacaan untuk dibaca bersama. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut mendampingi anak-anak agar dapat memahami isi bacaan dengan baik.

Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mahasiswa juga mengadakan permainan edukatif berhadiah. Anak-anak diajak menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan antusiasme anak dalam membaca, tetapi juga melatih kemampuan memahami bacaan, mengingat informasi, dan menyampaikan kembali isi cerita dengan bahasa mereka sendiri.

Bagi mahasiswa pelaksana, kegiatan CILI menjadi pengalaman berharga untuk berinteraksi secara langsung dengan anak-anak sekaligus menerapkan kepedulian terhadap pengembangan literasi di lingkungan pendidikan dasar. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kebersamaan, kerja sama, dan semangat kolaborasi di antara anggota kelompok.

Pelaksanaan Cinta Literasi (CILI) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia FITK UIN Sumatera Utara dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkontribusi dalam mendorong peningkatan kemampuan literasi dan memperluas kesempatan belajar yang bermakna bagi anak-anak.

Melalui kegiatan CILI, mahasiswa berharap semangat membaca dapat tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari anak-anak. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan berkualitas melalui gerakan literasi di masyarakat.