Parapat, 22 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi pelayanan akademik yang profesional dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Rina Devianty, S.S., M.Pd., bersama Sekretaris Program Studi, Dr. Riris Nurkholidah Rambe, M.Pd., mengikuti Pelatihan Pelayanan Prima BNSP yang diselenggarakan pada 22–23 Juli 2026 di Hotel Niagara, Parapat.



Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Sertifikasi Terpadu BNSP yang diinisiasi oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara sebagai upaya meningkatkan kompetensi pimpinan program studi dalam memberikan layanan akademik yang berkualitas, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan sivitas akademika.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi mengenai konsep pelayanan prima (service excellence), komunikasi yang efektif, etika pelayanan, penanganan keluhan, peningkatan kepuasan pengguna layanan, serta strategi membangun budaya pelayanan yang unggul di lingkungan perguruan tinggi. Seluruh materi disampaikan secara interaktif melalui paparan, diskusi, studi kasus, dan praktik yang relevan dengan pengelolaan program studi.
Rina Devianty, S.S., M.Pd. menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya membangun budaya pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga mengedepankan empati, profesionalisme, dan perbaikan berkelanjutan.
Sementara itu, Dr. Riris Nurkholidah Rambe, M.Pd. menilai bahwa kompetensi pelayanan prima menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung tata kelola program studi yang berkualitas. Menurutnya, hasil pelatihan ini akan diimplementasikan dalam pelayanan akademik sehingga mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi mahasiswa, dosen, maupun para pemangku kepentingan lainnya.
Melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Pelayanan Prima BNSP ini, diharapkan para pimpinan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh dalam penyelenggaraan layanan akademik sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen FITK dalam memperkuat budaya mutu melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang tersertifikasi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).



