Deli Serdang, 6 Oktober 2026 – Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia melaksanakan kegiatan CILI (Cinta Literasi) sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan budaya membaca dan penguatan kemampuan literasi anak. Kegiatan yang berlangsung di GOR Pancing, Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Program CILI yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kelompok 3 ini bertujuan menumbuhkan minat baca sekaligus mengembangkan kemampuan anak dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan menyampaikan gagasan. Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, mahasiswa berupaya memperkenalkan kegiatan membaca sebagai aktivitas positif yang dapat dilakukan sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan penyediaan berbagai buku bacaan yang memiliki tema dan cerita beragam. Anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih buku sesuai dengan minat masing-masing. Selama proses membaca berlangsung, mahasiswa turut memberikan pendampingan, membantu menjelaskan bagian bacaan yang belum dipahami, serta membangun suasana belajar yang aktif dan komunikatif. Tidak hanya berfokus pada aktivitas membaca, kegiatan CILI juga menghadirkan sesi menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca. Anak-anak diajak mengungkapkan pemahaman mereka melalui cerita dan menjawab pertanyaan sederhana mengenai isi bacaan. Aktivitas ini dirancang untuk melatih kemampuan memahami teks, meningkatkan rasa percaya diri, serta membiasakan anak menyampaikan pendapat secara lisan.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan anak-anak dalam memilih buku, membaca bersama, dan berbagi cerita dengan teman-temannya. Interaksi antara mahasiswa dan anak-anak menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menunjukkan bahwa penguatan literasi dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Pelaksanaan program CILI memiliki keterkaitan erat dengan SDGs 4, yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas, inklusif, dan kesempatan belajar sepanjang hayat. Melalui kegiatan membaca bersama, mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia turut mendukung upaya peningkatan kemampuan literasi dasar sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas pendidikan.
Selain itu, kegiatan ini juga relevan dengan semangat SDGs 10: Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities), terutama melalui upaya memperluas kesempatan anak-anak untuk mengakses aktivitas literasi dan pengalaman belajar di luar lingkungan pendidikan formal. Bagi mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan pendidikan. Mahasiswa berkesempatan mengembangkan kemampuan komunikasi, pendampingan belajar, serta kreativitas dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menarik bagi anak-anak.
Melalui program CILI, mahasiswa berharap kebiasaan membaca dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari anak-anak. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi pelaksanaan program literasi serupa sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Dengan terlaksananya kegiatan CILI, mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia menunjukkan bahwa kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dapat dimulai melalui langkah sederhana, yaitu menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan, meningkatkan pengetahuan, dan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap buku.


