Implementasikan SDGs 13, HMJ Tadris Bahasa Indonesia UIN Sumatera Utara Berkolaborasi Gelar Aksi 100 Penanaman Pohon Harapan

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui Program Kunjungan HMJ Edisi II bertajuk “Pengabdian Masyarakat: Implementasi Ekologi Sastra Berbasis SDGs 13”. Program tersebut diwujudkan melalui Aksi 100 Penanaman Pohon Harapan yang dilaksanakan di DD Farm Sumut, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap SDGs 13 (Climate Action/Penanganan Perubahan Iklim) melalui kolaborasi lintas organisasi. HMJ Tadris Bahasa Indonesia UINSU bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Sumatera Utara, Putri Hijab Indonesia, dan Pecinta Alam Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU) untuk mengajak generasi muda berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budaya pengabdian kepada masyarakat.

Sebelum keberangkatan menuju lokasi kegiatan, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia FITK UIN Sumatera Utara, Rina Devianty, S.S., M.Pd. memberikan arahan. Dalam arahannya beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada HMJ Tadris Bahasa Indonesia yang telah menginisiasi kolaborasi ini. Program seperti ini tidak hanya memperkuat kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas, tetapi juga menunjukkan bahwa sivitas akademika UINSU mampu berkontribusi secara nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus menghadirkan inovasi dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar beliau. Beliau juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara selama mengikuti kegiatan, menjunjung tinggi nilai-nilai kolaborasi, serta menjadikan pengalaman ini sebagai sarana belajar untuk memperkuat karakter, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan.

Kolaborasi ini berawal dari kepercayaan Dompet Dhuafa Volunteer Sumatera Utara kepada Ketua Umum HMJ Tadris Bahasa Indonesia FITK UIN Sumatera Utara, Syalsabila Rahmah Lubis, untuk menjadi pewara atau master of ceremony pada rangkaian acara formal Aksi 100 Penanaman Pohon Harapan. Dari kepercayaan tersebut terjalin komunikasi yang semakin intensif hingga akhirnya HMJ Tadris Bahasa Indonesia UINSU dipercaya menjadi salah satu mitra dalam pelaksanaan kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, HMJ Tadris Bahasa Indonesia UINSU tidak hanya berpartisipasi sebagai peserta, tetapi juga mengambil peran aktif dalam mengoordinasikan mahasiswa, mendukung kelancaran acara, serta mengajak civitas akademika untuk berkontribusi dalam aksi pelestarian lingkungan. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa mampu membangun jejaring yang produktif bersama berbagai lembaga sosial dan komunitas dalam mewujudkan program pengabdian masyarakat yang berdampak luas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari perwakilan Dompet Dhuafa Volunteer Sumatera Utara, HMJ Tadris Bahasa Indonesia UINSU, dan para mitra kolaborasi. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi edukasi mengenai perubahan iklim, pelestarian lingkungan, serta implementasi nilai-nilai ekologi sastra sebagai bagian dari dukungan terhadap pencapaian SDGs 13.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Aksi 100 Penanaman Pohon Harapan di kawasan DD Farm Sumut. Seluruh peserta secara gotong royong menanam bibit pohon sebagai simbol harapan bagi lingkungan yang lebih hijau, sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung mitigasi perubahan iklim. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya sinergi yang baik, HMJ Tadris Bahasa Indonesia UIN Sumatera Utara menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Dompet Dhuafa Volunteer Sumatera Utara sebagai penaja kegiatan, sekaligus menyampaikan penghargaan kepada seluruh mitra kolaborasi yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program pengabdian masyarakat berbasis SDGs ini.

Ketua Umum HMJ Tadris Bahasa Indonesia FITK UIN Sumatera Utara, Syalsabila Rahmah Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam membangun jejaring kolaborasi sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan. “Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa SDGs bukan sekadar konsep yang dipelajari di ruang kuliah, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, menjaga lingkungan, serta membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ujarnya. HMJ Tadris Bahasa Indonesia UINSU berharap kolaborasi dengan berbagai lembaga sosial, komunitas, dan organisasi kemahasiswaan dapat terus berkembang dalam berbagai program pengabdian berikutnya. Semangat kolaborasi, kepedulian lingkungan, serta implementasi SDGs 13 diharapkan menjadi budaya yang terus tumbuh di kalangan mahasiswa, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, peduli terhadap lingkungan, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.