Medan — Program studi Tadris Bahasa Indonesia melaksanakan kegiatan Lesehan Ilmiah Angkatan 2025 sebagai wadah penguatan kebersamaan, intelektualitas, dan kepedulian sosial mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Monako Park, dan diikuti oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia Stambuk 2025. Kegiatan Lesehan Ilmiah Mahasiswa Angkatan 2025 Tadris Bahasa Indonesia UIN Sumatera Utara menjadi wadah untuk memperkuat intelektualitas, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan ini mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan budaya diskusi dan pertukaran gagasan ilmiah di kalangan mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini berkaitan dengan SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan menghadapi dampak perubahan iklim, serta SDGs 15 (Ekosistem Daratan) melalui penanaman kepedulian terhadap pelestarian alam dan keanekaragaman hayati. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki wawasan akademik yang luas, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan lesehan ilmiah ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa, menumbuhkan rasa kolegialitas, serta meningkatkan kesadaran intelektual dalam suasana yang santai dan humanis. Kegiatan lesehan ilmiah ini menghadirkan Meutiah Khairani Harahap, alumni Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, sebagai pemateri. Dalam penyampaian materinya, ia berbagi pengalaman selama menjalani program magang dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Ia menekankan pentingnya etos kerja, kemampuan beradaptasi, serta penerapan ilmu perkuliahan dalam dunia kerja. Berkat praktik kerja yang maksimal selama magang, ia memperoleh kepercayaan dari instansi terkait hingga ditawari untuk bekerja. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Selain sesi pemaparan materi dan diskusi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut merupakan implementasi dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan Tujuan 15 (Menjaga Ekosistem Daratan).





Salah satu peserta, Nabilah, mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia Stambuk 2025, menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kegiatan lesehan ilmiah ini sangat asyik dan seru. Suasananya santai, bebas berpendapat, dan menambah wawasan,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi sikap panitia yang ramah dan terbuka sehingga peserta merasa nyaman selama mengikuti rangkaian acara. Senada dengan hal tersebut, Tiara Sipayung turut memberikan penilaian positif terhadap kinerja panitia. “Panitia sangat bertanggung jawab dan memperhatikan seluruh rangkaian kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini sangat berkesan,” tuturnya.
Melalui kegiatan Lesehan Ilmiah Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan akademik dan motivasi dari alumni, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta mampu menerapkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan keberlanjutan dalam kehidupan kampus maupun masyarakat.
Selain sesi pemaparan materi dan diskusi, kegiatan ini dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon sebagai bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi implementasi dukungan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi dan intelektualitas mahasiswa, Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui aksi penghijauan, serta Tujuan 15 (Menjaga Ekosistem Daratan) melalui upaya pelestarian lingkungan.



Pemberian Hadiah Lomba Kepada Mahasiswa Angkatan 2025

